Jamkesda Bakal Lebur ke BPJS

bpjsProgram Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dipastikan akan menyatu dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan paling lambat 2 tahun setelah badan tersebut menjalankan fungsinya.
Direktur Utama PT Askes Fachmi Idris mengatakan bahwa Askes masih mengharapkan program Jamkesda dapat melebur dengan BPJS Kesehatan secepatnya.

“Jamkesda akan unifikasi, disatukan dengan sistem nasional (BPJS Kesehatan) ini paling lama 2 tahun,” ujarnya seusai penandatanganan kerja sama Askes dengan Perhimpunan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Rabu (5/9).

Saat ini, Askes gencar melakukan sosialisasi mengingat transformasi menjadi BPJS Kesehatan dimulai pada awal tahun depan. Sosialisasi dilakukan terhadap peserta Askes Sosial.

Pasalnya, mereka bakal menjadi bagian dari kelompok masyarakat yang menjadi peserta BPJS Kesehatan pada tahap awal.

“Peserta Askes Sosial akan semakin paham atau tidak perlu khawatir bahwa manfaat atau benefit yang diterima akan berkurang (ketika menjadi peserta BPJS Kesehatan),” kata Fachmi.

Selain peserta Askes Sosial, kelompok lain yang menjadi peserta BPJS Kesehatan tahap awal di antaranya adalah peserta Jamkesmas sebanyak 86,4 juta jiwa, peserta Jamsostek sekitar 8 juta jiwa, dan unsur TNI-Polri serta PNS Hankam sekitar 3 juta jiwa.

Pada kesempatan terpisah, anggota Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) Moeryono Aladin mengatakan bahwa integrasi antara Jamkesda dan BPJS Kesehatan harus dilakukan mengingat peserta program Jamkesda hanya mendapatkan keuntungan ketika berada di daerahnya sendiri.

Sebagai peserta BPJS Kesehatan, masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. “Sebaiknya Jamkesda itu berintegrasi dengan BPJS karena (peserta) rugi,” katanya, belum lama ini.

Jamkesda adalah program jaminan bantuan pembayaran biaya pelayanan kesehatan yang diberikan pemerintah daerah kepada masyarakat yang belum memiliki jaminan kesehatan.

Saat BPJS Kesehatan beroperasi pada awal tahun depan, lanjutnya, bukan berarti program Jamkesda ditiadakan. “Biar jalan saja sambil bertahap nanti. Nanti akan hilang sendiri dia (Jamkesda),” katanya

sumber : Bisnis Indonesia, Jumat, 06 September 2013

Leave a Reply