Bahas Covid dan Vaksinasi, RSI Aisyiyah Ajak Masyarakat Disiplin 5M

Dalam rangka kegiatan Ngopi -ngobrol pintar- RSI Aisyiyah Malang pagi tadi (5/6/2021) melalui live instagram dengan menghadirkan pembicara dokter spesialis paru, dr. Siti Sajariah, Sp.P. Lebih lanjut pembahasan yang disampaikan mengenai Covid-19 yang bersangkutan dengan permasalahan di paru-paru.

Dokter Siti Sajariah menjelaskan bahwa  kesiapsiagaan rumah sakit terutama RSI Aisyiyah sendiri dalam menghadapi pandemi Covid-19, dimana pandemi telah berlangsung selama satu tahun sehingga rumah sakit telah melakukan pembelajaran dalam melakukan pelayanan Covid-19.  Untuk itu RSI Aisyiyah ingin berkontribusi melihat bagaimana pelayanan Covid-19 hingga saat ini.

Mengingat sekarang sudah menyebar varian Covid-19 seperti jenis B117 yang sudah banyak terjangkit di Inggris, India, termasuk di Indonesia pun kemungkinan sudah ada. Untuk itu dokter spesialis paru ini menekankan 5M kepada masyarakat ketika memulai kegiatan di mana pun.

Lebih lanjut, dr. Siti Sajariah mengungkapkan untuk mengatasi masyarakat yang denial harus perlu bersabar untuk menghadapinya, mengingat banyak sekali di luar sana terdapat orang yang tidak melakukan kegiatan di mana- mana dan terus berada di rumah akan tetapi bisa terjangkit.

“Memang itu harus butuh kesabaran ekstra karena bukan masalah yang di rumah saja, tapi mobilitas kegiatan keluarga nya itu yang kita ingatkan. Karena dengan kegiatan salah satu keluarga yang di luar terus menerus kadang pasien tidak percaya jika tertular,” ujar Siti Sajariah

Bagi Siti Sajariah himbauan agar seluruh masyarakat tentunya bisa melakukan vaksin, terutama vaksin yang diadakan oleh pihak RSI Aisyiyah kali ini. Mengingatkan kembali jika ada pasien yang memiliki alergi harus diperiksa secara spesifik lagi. Sebab kontra indikasi vaksin adalah alergi vaksin atau yang pernah syok anafilaktik sehingga pasien dapat masuk IGD atau ICU karena gagal nafas kurang dari 3 bulan. Pada orang yang punya penyakit penyerta harus terkontrol penyakitnya minimal 1 bulan dengan kondisi fit. Termasuk pasien asma juga harus terkontrol gejalanya.

“Untuk yang ada alergi kita bisa lihat, apakah dalam sebulan ini dalam kontrol biasa ada masalah atau tidak. Karena itu penting mengingat kalau sudah vaksin dan di dalamnya terdapat alergi maka akan terjadi hal-hal yang buruk dan itu yang kita hindari,” ucapnya. (humas rsia)

Tinggalkan Balasan