RSI Aisyiyah Malang Terjunkan Tim Nakes di Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Semangat kebersamaan lintas organisasi kemasyarakatan Islam tercermin dalam Mujahadah Kubro peringatan 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jumat–Sabtu (7–8/2/2026).

Salah satunya ditunjukkan oleh keterlibatan RSI Aisyiyah Malang yang menerjunkan tim kesehatan dan armada ambulans untuk melayani para jamaah.

Selama dua hari pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut, RSI Aisyiyah Malang menyiagakan tenaga medis secara bergiliran guna memastikan kesehatan dan keselamatan jamaah tetap terjaga.

Pada setiap shift, tim terdiri atas satu dokter, dua paramedis, serta satu pengemudi ambulans, lengkap dengan peralatan medis dan obat-obatan penunjang layanan darurat.

Direktur RSI Aisyiyah Malang, dr. Rini Krisnawati, M.Kes., FISQua, menyampaikan bahwa keterlibatan RSI Aisyiyah dalam kegiatan NU merupakan wujud nyata sinergi lintas ormas Islam dalam bidang kemanusiaan.

Tim Nakes RSI Aisyiyah Malang diarena Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Foto: Istimewa

Tim Nakes RSI Aisyiyah Malang diarena Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Foto: Istimewa

“Perbedaan latar organisasi tidak menjadi sekat dalam melayani umat. Ketika menyangkut kemaslahatan masyarakat, semua elemen harus hadir dan bergandengan tangan,” ujarnya.

Menurut dr. Rini, dukungan layanan kesehatan ini juga menjadi simbol bahwa nilai-nilai keislaman seperti gotong royong, kepedulian, dan pengabdian dapat diwujudkan melalui kolaborasi nyata.

“Kami ingin memastikan jamaah dapat beribadah dengan tenang dan aman. Ini adalah bentuk khidmat kami untuk umat sekaligus penguatan persaudaraan antar ormas,” tambahnya.

Kegiatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, jajaran menteri, gubernur Jawa Timur, serta para tokoh nasional dan ulama tersebut berlangsung tertib dan kondusif.

Kehadiran tim medis RSI Aisyiyah Malang menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran acara, sekaligus menegaskan bahwa sinergi lintas ormas adalah kekuatan besar dalam pelayanan kemanusiaan dan kebangsaan.