MALANG– RSI Aisyiyah Kota Malang kembali mengadakan ngobrol pintar –NgoPi– pada Jumat pagi (21/1/2022) secara live di Instagram. Ngopi pada kesempatan kali ini membahas tentang permasalahan pada gigi ketika mengalami gigi berlubang apakah masih bisa dirawat atau harus dicabut.
Sebagai nara sumbernya, drg. Ramadhani Putri Salicha, Sp.KG selaku pemateri dan spesialis konservasi gigi ini mengaku bahwa ada banyak keluhan pasien yang datang dan memiliki gigi berlubang yang sudah mengenai saraf gigi dan hal tersebut juga membuat pasien bingung apakah sebenarnya gigi tersebut masih dapat dirawat atau harus dicabut. Untuk itu perlu pemahaman kepada pasien tentang efek gigi ketika di cabut.
“Memang tidak sembarang ketika ada pasien yang datang dengan gigi berlubang namun tidak dicabut melainkan dilakukan perawatan saluran akar dikarenakan memang struktur gigi yang tersisa masih sangat bagus dan akan menjadi sayang jika langsung dicabut. Karena efek lain dari pencabutan adalah gigi lain disekitarnya akan bergerak menempati celah bekas pencabutan tersebut dan gigi disekitarnya akan menjadi miring,” ujar dokter Putri.
Dokter Putri mengatakan untuk meminimalisir terjadinya gigi berlubang yang pertama ditinjau yaitu dari konsumsi makan harus diatur terutama yang mengandung kadar gula dan karbohidrat setelah itu melakukan upaya sikat gigi secara rutin karena itu sudah menjadi kewajiban agar gigi tetap terjaga kebersihannya.
Lebih lanjut, Dokter Putri mengaku bahwa masih banyak pasien yang sudah mendapatkan perawatan awal sampai tahap tambal sementara akan tetapi memasuki waktu kontrol selanjutnya justru tidak datang karena merasa ketika fase tambal sementara sudah tidak ada gejala apapun.
Maka dari itu, tandas dokter Putri perlunya mengatakan dari awal kondisi pasien ke depannya supaya penanganan awal bisa mempersingkat waktu.
“Tentunya pada pasien yang memiliki masalah gigi berlubang itu tergantung hasil pemeriksaan dari dokter gigi, kalau lubang masih hanya terbatas pada permukaan gigi maka untuk tindakan penambalan gigi saja menjadi tidak masalah dan kalau sudah sudah tersisa sampai akar itu mau tidak mau harus dicabut. Selanjutnya, untuk permasalahan gigi yang tidak bisa dirawat antara lain seperti gigi patah arah vertikal, gigi bungsu atau gigi yang tumbuh miring akan menjadi salah satu kesulitan untuk dilakukan perawatan saluran akar. Jadi semunya dikembalikan lagi pada keputusan dokter gigi untuk penanganan akhirnya akan seperti apa,” jelas dokter Putri. (humas)
Simak lebih lengkapnya di video IGTV kami di link berikut ini :
https://www.instagram.com/tv/CY-fiiSKAI5/?utm_source=ig_web_copy_link
Leave a Reply